Recent Updates Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • gamaisinbox 4:09 pm on August 4, 2009 Permalink | Reply  

    Apa Kata Mutiara Ramadhan Kamu? 

    Sahabat,

    Sebentar lagi, “moment to refresh” a.k.a. bulan ramadhan akan datang menghampiri kita. Maka tak ayal lagi, kita bersama harus mensuasanakan ramadhan dikampus kita dengan berbagai variasi cara.

    Nah, ada yang berbeda tahun ini. Terutama pada pemilihan konten pada media propaganda umbul-umbul Ramadhan Gamais. Kalau biasanya kata-kata mutiara dari kumpulan umbul-umbul ramadhan selalu berasal dari ide-ide Gamais sendiri, kini kalian pun bisa berkontribusi berperan dalam proses pembuatannya.

    Gamais membuka peluang sebesar-besarnya kepada teman-teman yang memiliki kata-kata mutiara ramadhan yang bagus, yang menarik perhatian, atau bahkan yang menginspirasi untuk dapat diperlihatkan kepada massa kampus ITB. Kata mutiara yang menarik, akan langsung dimuat pada umbul-umbul ramadhan kita tahun ini. Kami tunggu partisipasi dari kalian semua ya.

    Adapun persyaratan kata mutiara ramadhan adalah sebagai berikut :
    1. Mengandung pesan terkait ramadhan
    2. Tidak terlalu pendek namun tidak terlalu panjang
    3. Bersedia jika kata mutiaranya dimuat dalam media umbul-umbul

    Tuliskan kata-kata mutiaramu dalam bentuk komentar seperti biasanya. Jangan lupa cantumkan namamu ya (boleh nama samaran kok). Terima kasih.

     
    • taufiqsuryo 10:23 pm on August 4, 2009 Permalink | Reply

      inspiratia flava
      mari menginspirasi sesama dalam kebaikan di bulan penuh keberkahan

    • Annisaa Gamais 8:01 am on August 8, 2009 Permalink | Reply

      Ramadhan…
      Bulan ini bulan milikku
      takkan ku siakan ia berlalu
      Karena kutahu tak ada yang menjamin usiaku esok hari
      Bagaimana mungkin ku tak segera membenahi diri?

  • gamaisinbox 1:41 pm on July 29, 2009 Permalink | Reply  

    Kamu Bertanya-Gamais Menjawab 

    Assalamualaykum wr.wb.

    Apakah kamu memiliki pertanyaan yang memiliki berkaitan dengan agama yang selama ini terpendam didalam hati karena kamu tidak dapat menyampaikannya?

    Kini Gamais ITB menyediakan forum tanya-jawab untuk kalian semua. Forum ini ditujukan untuk konsultasi tentang agama. Semoga forum ini dapat membantu menyelesaikan problematika kamu-kamu di kampus.

    Dengan bersumber pada orang-orang yang ahli, kami insya Allah akan selalu berusaha memberikan jawaban pertanyaan yang ada dipikiranmu. Selamat mencoba.

    Semoga Bermanfaat.

     
    • Ridho 3:58 pm on July 29, 2009 Permalink | Reply

      Assalamu’alaykum wr.wb.

      pada waktu shalat jum’at, bagaimana orang yang baru datang ketika khatib sudah memulai khutbahnya, shalat 2 rakaat dulu atau langsung duduk?

      Soalnya yang orang2 tahu, shalat nya hukumnya sunnah, tetapi mendengarkan khutbah hukumnya wajib?

      Terimakasih sebelumnya…

      • kamal 12:53 am on July 30, 2009 Permalink | Reply

        bene tuh,,,,
        banyak kejadian kayak gitu.

        kalo bleh sedkit menelaskan apa yang saya tau,,,,

        memang mendengar khutba lebih utama menurut saya, buktinya jika suah saatnya khutbah tp qta mau solat sunnah dulu solat sunahnya boleh2 aja, tapi dengan mempercepat solatnya byar gak ktinnggalan khutbah.
        itu yg saya tau dr pengaian2…

        mga bs bantu

      • alhamasah 6:38 am on August 2, 2009 Permalink | Reply

        beberapa hadits dari kitab shahih bkhari

        “Abu Qatadah bin Sulaim berkata:bahwa Rasulullah SAW bersabda,”apabila seorang diantaramu masuk masuk masjid hendaklah ia shalat dua rakaatsebelum duduk”

        dalam riwayat lain dikatakan,”janganlah ia duduk sebelum shalat dua rakaat”

        jadi disini dengan jelas Rasul menyampaikan pada kita bahwa setiap masuk masjid,kita sangat dianjurkan shalat dua rakaat dulu.

        nah bagaimana jika kondisinya khatib lagi khotbah jumat???

        ada sebuah hadits dalam kitab shahih bukhari :

        Jabir bin Abdullah berkata,”seorang laki-laki datang dan Rasul sedang menyampaikan khutbah pada umat manusia pada hari Jumat.lalu beliau(Rasul) bertanya,’apakah engkau sudah shalat hai Fulan?’Ia menjawab ‘belum’.Beliau bersabda ‘berdirilah dan shalat dua rakaat.'”

        hadits lainnya:

        Rasulullah bersabda ketika sedang berkhutbah,”apabila salah seorang diantara kamu datang di masjid sedangkan imam tengah berkhutbah atau telah keluar untuk berkhutbah,maka shalatllah dua rakaat”

        nah dari beberapa hadits di atas pertanyaan yang anda tanyakan tadi sepertinya bisa terjawab.jadi sekalipun datang ketika khatib berkhutbah tetap harus shalat dua rakaat dulu sebelum duduk.

        namun ada beberapa catatan yang ingin saya sampaikan:
        1. shalat dua rakaat tahiyyatul masjid hanya untuk di masjid.jadi jika anda telat dan hanya dapat tempat bukan di masjid,di taman misalnya, anda tidak boleh melakukan shalat dua rakaat(tahiyyatul masjid)
        2. jangan sampai kita datang setelah imam naik mimbar,,,karena akan sangat mengurangi ibadah jumat kita.dalam sebuah hadits lain masih dalam kitab Shahih Bukhari : Abu Hurairah berkata:Rasulullah bersabda,”Apabila hari Jumat para malaikat berdiri di pintu masjid sambil mencatat orang-orang yang datang dahulu(sesudah itu).perumpamaan orang yang datang waktu paling awal adalah seperti orang yang berkurban unta,berkurban sapi,berkurban kambing kibas,berkurban seekor ayam dan berkurban sebutir telur.kemudian apabila imam sudah keluar (duduk),para malaikat melipat buku catatan dan mendengarkan khutbah.

        sekian semoga bisa menjawab

      • fikri 9:50 am on August 2, 2009 Permalink | Reply

        iya memang masalah solat jumat ini perlu dikaji lagi. soalnya di kampung saya, abis solat jumat itu solat duhur lagi. kalo itu gimana ?
        tlng penjelasannya
        fikri

    • alv 12:25 am on July 30, 2009 Permalink | Reply

      saya mau tanya kejadian di SALMAN sering banget ada dua imam bersamaan. Sebenarnya ini udah lama banget pengen saya tanyain tapi belum juga. Dan kali ini udah benar-benar harus saya tanyain soalnya waktu kemarin shalat maghrib saya jadi IMAM dan tiba2 di sebelah saya juga ada yang jadi IMAM alhasil kita berdua adu suara bacaan shalat. IMAM mana yang harus dibunuh? HAHA
      Salah maksud saya gmna nih kalo ada kayak gini lagi?

      • alhamasah 7:36 am on August 1, 2009 Permalink | Reply

        gini ya,,,,

        pertama yang harus kita tahu,,,dalam hadits sebenarnya tidak ada larangan ataupun anjuran untuk membentuk jamah setelah shalat jamaah yang pertama selesai,,,jadi hukum sebenarnya membentuk shalat jamaah lagi setelah jamaah yang pertama selesai masih terdapat perbedaan di antara para ulama,,,,ada yang membolehkan ada yang tidak melakukan

        nah kalo kasus imam shalat ada dua dalam satu masjid itu jelas tidak boleh,jika dilakukan dengan sengaja,,,ga mungkin dong satu pasukan dua komandan….tapi kalau kondisinya benar-benar tidak tahu ada yang lagi berjamaah ya mungkin tidak apa-apa,,,,sebaiknya yang berjamah terlebih dahulu ya mungkin lebih mengeraskan suara agar yang lain tahu kalau ada yang lagi berjamaah dan tidak membentuk jamaah baru

    • moyaz 5:17 am on July 30, 2009 Permalink | Reply

      Assalamualaykum wr.wb.

      saya mau tanya,
      bagaimana tata cara sholat jamak Takhir,
      misalkan, jamak takhir Zuhur-Ashar,
      sholat apakah yg mesti didahulukan pada shalat jamak Takhir?
      Zuhur dulu atau ashar?
      tolong sertakan Dalil atau Hadits nya y kalo ad?

      Terima Kasih…. ^_^

      • alhamasah 6:41 am on August 2, 2009 Permalink | Reply

        pertanyaan tentang jama’ ta’khir

        dalam jama’ takhir tidak ada aturan urutan, jadi boleh shalat yang awal atau yang akhir didahulukan.
        tetapi yang terpenting adalah jama’ takhir harus memenuhi dua syarat:
        1. harus berniat jama’ takhir pada waktu shalat pertama…misalnya kalau mau jama’ takhir zuhur dengan ashar maka di waktu zuhur harus berniat akan mentakhirkannya dan dilaksanakan bersama shalat ashar.
        2. pelaksanaan jama’ takhir harus selama perjalanan berlangsung.jadi shalat jama’ takhir tidak boleh dilaksanakan di tempat domisili.

        sekian semoga bisa menjawab

    • unordinary_unie 9:09 am on July 30, 2009 Permalink | Reply

      Assalamualaykum wr.wb

      Saya merasa sangat bangga jadi bagian dr Gamais ITB. tapi kadang2 saya merasa canggung di dalamnya, entah karena saya yang kurang nyambung dengan temen2 saya atau karena penampilan dan pengetahuan agama saya tidak sebagus teman2 yang lain. Kadang saya berpikir apakah gamais hanya untuk teman2 yg sudah hanif, tp tentu tidak kan? Saya yakin saya masih punya temp[at d Gamais. Saya hanya perlu diyakinkan atas pemikiran saya yang salah tersebut.

      Maaf jika ada kata2 yang salah, saya hanya ingin menyampaikan unek2 saya saja..

      • gamaisinbox 7:01 pm on July 30, 2009 Permalink | Reply

        Waalaykumsalam wr.wb

        Kepada unordinary_unie,
        Sesuai dengan tagline kami :

        “Karena Kita Keluarga”

        Maka Gamais tidak diperuntukan hanya untuk satu golongan saja. Gamais ada untuk semua muslim ITB kok, karena memang kita semua keluarga..Sebuah keluarga yang dipersatukan keheterogenannya dalam satu ikatan agama Islam..

        Dan tidak bisa dipungkiri, didalam tubuh Gamais terdapat beraneka ragam manusia. Ada yang pembawaannya saklek, ada yang pembawaanya serius, tetapi ada pula pembawaannya yang santai..Namun inilah yang menjadikan indahnya sebuah keluarga bukan?Diferensiasi dalam harmonisasi..

        Mungkin kamu lebih sering liat kader yang saklek..hehe..makanya terkadang kamu merasa kurang nyambung dengan temen2 kamu ya?..Cobalah kamu beri saran kepada yang bersangkutan untuk dapat bersifat sewajarnya..Karena terkadang kami sangat membutuhkan juga masukan dari kamu-kamu semua ..Mungkin saja kami terkadang tidak sadar bahwa selama ini perilaku kami adalah salah..Dan belum sadar..

        Kami selalu terbuka untuk semua. Kami merupakan pelayan untuk semua muslim ITB. Kepada unordinary_unie, merupakan kegagalan bagi kami ketika kami tidak dapat merangkul semua muslim ITB karena kami ada karena kamu-kamu semua juga.

        Kami tunggu ya kedatangan unordinary_unie ya..sekali lagi,, Gamais ada untuk semua. Bukan hanya untuk yang hanif. Terima kasih untuk masukannya. Semoga bermanfaat.

        Kami tunggu saran selanjutnya dari unordinary_unie..

        Assalamualaykum wr.wb..

    • dian hala 5:24 am on July 31, 2009 Permalink | Reply

      mau nanya dong,..
      kan katanya seorang wanita itu ga boleh bepergian atau mengadakan safar
      lebih dari hari tanpa ditemani muhrimnya. Trus, gimana dengan mahasiswi luar jawa misalnya yg akan balik ke kampungnya???
      apa orang tuanya harus menjemputnya terlebih dahulu???
      gimana solusinya?? palagi harga tiket sekrang kan mahal??
      tolong ama sumbwr jawabannya yup!!

      jazakallah..

      • fahra 9:47 am on July 31, 2009 Permalink | Reply

        hmm…..

      • irfan 1:44 am on August 4, 2009 Permalink | Reply

        anggap saja kosannya sebagai rumah sendiri.
        statusnya berubah jadi mukim
        kan jadi tidak dianggap safar

      • Annisaa Gamais 6:47 am on August 6, 2009 Permalink | Reply

        Bismillah. Mohon maaf jika saya belum berkapasitas untuk menjawab hanya saja lebih dulu menemukan jawaban dari literatur.

        Saudariku, masalah ini adalah masalah mu’amalah (hubungan sosial manusia) yang larangannya bisa diketahui karena adanya `illat (sebab) dan maksud. Syaikh Yusuf Qardhawi dalam bukunya, “Bagaimana Memahami Hadis Nabi Saw” Hal 136-137 menjelaskan, dari hadits :
        Tidak dibolehkan seorang perempuan bepergian jauh kecuali ada seorang mahram bersamanya. (HR. Bukhari Muslim, Buku Al-Lu’Lu’ wa Al-Marjaan, No. 850)

        `illat (sebab) di balik larangan ini ialah kekhawatiran akan keselamatan perempuan apabila ia bepergian jauh tanpa disertai seorang suami atau mahram. Ini mengingat bahwa di masa itu, orang menggunakan kendaraan unta/keledai dalam perjalanan mereka, seringkali mengarungi padang pasir yang luas atau daerah-daerah yang jauh dari hunian manusia. Dalam kondisi seperti itu, seorang perempuan yang bepergian tanpa disertai suami ataupun mahramnya, tentunya dikhawatirkan keselamatan dirinya, atau — paling sedikit — nama baiknya dapat tercemar.

        Tapi, jika kondisi telah berubah, seperti sekarang, ketika perjalanan jauh ditempuh dengan pesawat terbang yang mengangkut seratus orang penumpang atau lebih; atau kendaraan umum lainnya, maka tidak ada lagi alasan untuk mengkhawatirkan keselamatan wanita yang bepergian sendiri. Karena itu, tidak ada salahnya, ditinjau dari segi syariat, jika ia melakukannya. Dan ini tidak dapat dianggap sebagai tindak pelanggaran terhadap hadis tersebut.
        Imam Bukhari meriwayatkan bahwa ‘Aisyah dan ummahatul mukminin (ibu-ibu orang mukmin) lainnya, pergi haji pada zaman khalifah Umar Al Faruq tanpa mahram yang mendampinginya, justru ditemani oleh Abdurrahman bin Auf dan Utsman bin Affan. Dan tak satu pun sahabat lain yang menentangnya, sehingga kebolehannya ini dianggap sebagai ijma’ (kesepakatan) sahabat. (Buku Fathul Bari, 4/445)

        Sebagian ulama membolehkan seorang wanita bepergian ditemani oleh wanita lain yang tsiqah (dipercaya). Imam Abu Ishaq Asy Syairazi dalam kitab Al Muhadzdzab, membenarkan pendapat BOLEHNYA seorang wanita bepergian (haji) sendiri TANPA MAHRAM jika keadaan telah aman.

        Sebagian ulama madzhab Syafi’i membolehkannya pada SEMUA JENIS BEPERGIAN, bukan cuma haji. (Buku Fathul Bari, 4/446. Al Halabi)

        Jadi kesimpulannya, jika kondisinya aman maka diperbolehkan bagi wanita bepergian sendiri, dengan niat yang baik dan bukan untuk bermaksiat kepada Allah. Dia juga tetap harus menjaga dirinya dengan menjaga aurat dan menjaga interaksinya dengan orang lain yang bukan mahram.

        Jika ada yang belum jelas, silahkan bertanya lagi. Wallahu a’lam bish showab.

    • Ali 9:58 am on July 31, 2009 Permalink | Reply

      pertanyaan ttg shalat berjamaah
      Saya adalah seorang mahasiswa ITB yang berasal dari desa. di Bandung saat waktu shalat tiba saya selalu mengupayakan untuk shalat berjamaah di Masjid/mushola. Masalah yang saya hadapi adalah ketika saya pulang kampung. saya berusaha menjaga komitmen saya untuk ikut shalat berjamaah di mushola. namun, ketika saya ikut shalat bersama jamaah di desa saya, suasananya benar-benar berbeda. di Bandung, masjid dekat t4 asrama saya tinggal, jamaah selalu ramai, shalat subuh pun jamaahnya rata2 15-30 orang. imamnya kompeten, dan shalat berjalan dengan hikmat, tempo yang tidak terlalu cepat. di desa saya, semua itu berkebalikan. di satu sisi, saya ingin menjaga komitmen saya dan menjalin silaturahim dengan jamaah desa (yang jumlahnya hanya 3-5 orang di mushola), di sisi lain saya merasa batin saya tidak nyaman karena saya harus mengikuti imam yang kurang kompeten, banyak lafadz bacaan yang keliru, tempo shalat sangat cepat dsb. bagaimanakah sebaiknya sikap saya?

      • Annisaa Gamais 6:56 am on August 6, 2009 Permalink | Reply

        Sekedar berpendapat..

        Itulah tantangan kita untuk mengubah masyarakat. Coba lakukan pendekatan ke imam-imam masjidnya, bergaul dengan mereka, sekali-kali menawarkan diri menjad imam dengan memberi contoh yang benar. Kalau ada remaja disana, aktifkan remaja masjidnya.
        Sehingga masjid menjadi ramai kembali.

        Satu hal yang harus disadari, ini akan berat dan butuh waktu panjang, tapi bisa jadi mudah dan menyenangkan dengan niat membangun amal jariyah yang tak kan putus meskipun kita telah meninggal… Selain itu, cari teman untuk saling mengingatkan dan menyemangati.

        SMANGAT!!!

  • gamaisinbox 3:29 pm on July 25, 2009 Permalink | Reply  

    Ayo ajukan saranmu.. 

    Assalamualaykum wr.wb.

    Halo Kawan. Kini Gamais lebih dekat dengan kalian. Kalian bisa langsung memberi pendapat, saran, dan kritik kepada kami.

    Apa sih yang kalian mau dari Gamais?
    Apa sih yang menurut kalian harus dilakukan Gamais?
    Apa sih yang kurang dari Gamais?
    Kamu mau Gamais bagaimana?

    Dan mungkin masih pertanyaan lainnya yang mungkin ada dibenakmu, tapi tidak pernah tersampaikan kepada Gamais.

    Kini saatnya kamu bisa berpendapat. Dan Insya Allah kami pun akan selalu segera merespon apa yang kamu sampaikan.

    Kami hanya mengharapkan yang terbaik buat kalian semua. Kami ingin memberikan syiar Islam dan pelayanan terbaik dan terdepan untuk kamu dan kita semua.

    Terima Kasih.

     
    • indra 3:59 pm on July 25, 2009 Permalink | Reply

      Apakah Gamais telah memberikan ‘sikap’ atas terjadinya terorisme hari jumat tanggal 18 juli 2009 yang lalu?

      • gamaisinbox 12:05 pm on July 26, 2009 Permalink | Reply

        sudah Indra..Ini isinya :

        Atas dasar kecintaan kami terhadap Allah SWT dan negeri kami tercinta Indonesia, serta kerinduan kami akan tegaknya keadilan dan kebenaran di muka bumi ini, maka sehubungan dengan adanya tragedi bom di hotel JW Marriot dan hotel Ritz-Carlton pada tanggal 17 Juli 2009, Kami Keluarga Mahasiswa Islam ITB dengan ini menyatakan :

        1. Mengutuk keras perbuatan pelaku atas perbuatan kejinya yang sangat jauh dari nilai-nilai ajaran agama Islam.
        2. Mendukung Pemerintah Indonesia untuk segera mengidentifikasi pelaku dan menangkap “otak” pelaku di balik kejadian ini.
        3. Mengajak rakyat Indonesia untuk berfikir jernih, tidak terprovokasi atas isu apapun, dan tidak menyudutkan golongan manapun (baca: golongan islam manapun) sebelum terbukti benar-benar bersalah.
        4. Menghimbau kepada rakyat Indonesia untuk memberikan bantuan baik materil maupun moril kepada korban.

        Demikian surat pernyataan dari kami, sebagai bentuk harapan kami akan hadirnya kedamaian serta tegaknya kebenaran di atas negeri tercinta dan dunia ini.

    • maman 4:17 pm on July 25, 2009 Permalink | Reply

      Gamais mau melakukan kegiatan apa aja dalam waktu dekat ini?

      • gamaisinbox 12:16 pm on July 26, 2009 Permalink | Reply

        Maman, kami akan mengadakan kegiatan penyambutan mahasiswa baru dan ramadhan.

        Penyambutan mahasiswa baru terdiri dari acara :
        – tasyakuran akbar
        – kemuslimahan
        – posko informasi
        – cd dan booklet
        – training pengembangan diri

        Nah kalau acara ramadhan nya kita akan banyak mengadakan ta’lim per wilayah atau per fakultas..dan acara paling besarnya kita akan mengadakan buka puasa bareng dengan mengundang nasyid ternama dari jakarta.

        Disamping itu, ada beberaoa pencerdasan dan pensuasanaan yang akan kami maksimalkan pada saat ramadhan nanti..

        tunggu saja,,apakah puas maman dengan jawaban kami ??

    • Rifqi 6:25 am on July 26, 2009 Permalink | Reply

      ada info mengenai acara pass TPB ga?

      • gamaisinbox 1:01 pm on July 29, 2009 Permalink | Reply

        Rifqi, PASS TPB bukanlah sebuah acara. PASS TPB adalah nama program yang dilaksanakan oleh departemen ekonomi Gamais tiap tahunnya yang berobjekan mahasiswa baru. PASS TPB terdiri dari 2 hal utama :
        1. Bundel Soal Gamais (BSG) yang terdiri dari mata kuliah Fisika, Kimia dan Kalkulus
        2. Barang-barang kebutuhan Maba seperti : jas lab, buku-buku mata kuliah dan lain-lain

        Sebenarnya masih banyak barang-barang lainnya yang akan kami sediakan. Tunggu aja ya. Silakan tanggapi komentar ini.
        Terima kasih.

    • puti 12:35 pm on July 26, 2009 Permalink | Reply

      PMBnya kapan ya? kayaknya belum ada koordinasi nih…

      • gamaisinbox 3:43 pm on July 26, 2009 Permalink | Reply

        PMBR akan dilaksanakan hampir bersamaan dengan PROKM..

        Maksudnya belum ada koordinasi dengan wilayah ya?..Baiklah, kritik Anda telah masuk dalam inbox kami..akan segera kami follow up..terima kasih..tunggu kabar selanjutnya ya..

        • gamais 5:33 am on July 27, 2009 Permalink

          ayayayaya

    • dian hala 5:54 am on July 29, 2009 Permalink | Reply

      ide bagus gamais buat forum diskusi seperti ini..

      Mw nanya dong, apa forum ini menerima bentuk pertanyaan konsultasi???
      ttg agama khususnya..

      kalo boleh, ada form khusus g???
      maksih..

      semangat!!!!!!

      • gamaisinbox 1:25 pm on July 29, 2009 Permalink | Reply

        Dian, kamu boleh bertanya disini kok. Nantikan halaman tersendiri untuk forum bertanya atau berkonsultasi tentang agama ya…

        Terima Kasih

    • ikhwan 07 9:37 am on July 29, 2009 Permalink | Reply

      afwan saya mau nyampein unek2 saya…
      awalny d gamais saya sangat kagum dg ukhwah dg tmen2 gamais begitu jg dg kegiatan yg diadakan ketika awal2 saya d gamais. Saya jg sangat bangga jd bagian dari gamais ITB. namun setelah saya dilantik dan dengan berjalannya waktu saya mulai merasakan kelunturan ukhwah yg telah dibangun ketika saya dilantik menjadi anggota gamais. Yg saya perhatikan d gamais orgny yg aktif itu-itu aja, padahal yg dilantik tiap tahun sangat banyak . saya termasuk anggota yg tidak aktif (jarang ke sekre, sedikit kenalan anak2 gamais, n jarang ikut kepanitiaan karena sibuk kuliah).tp saya sebenarnya msh ingin trus berkontribusi thdp gamais. sayangny saya merasakan gamais tidak memberi peluang bagi orang2 seperti saya dan seolah-olah anggota gamais orangnya yg itu-itu aja…

    • yudha 2:55 pm on July 30, 2009 Permalink | Reply

      pertama, saya suka banget ma forum baru ini. lebih enak n lebih nyaman.

      kedua, bentar lagi semester baru. Keliatannya saya dah lama ga lihat publikasi n proganda gamais lagi tuk kegiatan-kegiatan non-event (mungkin yg terbaru ttg ledakan bom di marriot) sama majalah lenteranya juga yang keren, bagus, dan asyik banget tuk dibaca.
      Mungkin bakalan pas kalau kita dah masuk kuliah agustus nanti disambut juga dengan propaganda2 tersebut.

      • gamaisinbox 7:06 pm on July 30, 2009 Permalink | Reply

        @ Yudha

        Jawaban pertanyaan pertama :
        Terima kasih. Semoga bermanfaat.

        Jawaban pertanyaan kedua :
        Tentu saja kami akan meluncurkan propaganda serta publikasi yang akan memenuhi papan pengumuman ITB..tunggu saja kejutan dari kami ya..
        Mulai dari lentera hingga pelayanan-pelayanan lainnya akan kami berikan kepada kalian semua.

        Terima kasih atas sarannya.

        • adis 2:57 am on August 4, 2009 Permalink

          Assalamu’alaikum

          Pertama, ini jalur pertanyaannya gimana ya? apakah semua pertanyaan ditumpahkan disini tanpa dikelompokkan atau gimana? hehe maaf karena saya jadi bingung bacanya

          kedua, saya sangat tertarik untuk belajar tentang perbedaan yang ada. untuk sekarang saya ingin tanya, tentang tahlilan dan pelafadzan niat solaht. Saya ingin tau dasarnya muncul tahlilan itu apa? karena sampai saat ini saya belum menemukan jawabannya. Lalu untuk yang niat, sepengetahuan saya nabi tidak pernah melafadzkan, tetapi saya tetap ingin mengetahui darimana asalnya “usholi fardu …”

          terimakasih sebelumnya

    • Dhimas L N ---- (^-^)v 2:29 am on August 4, 2009 Permalink | Reply

      tes,, tes,,
      gamais pa kabar, bro?

      mw nyaran:
      1. gamais punya program buat membantu mencegah adanya joki ga? mungkin bisa ditawarin ke rektorat juga calon rektor. mumpung isunya masih pas. daripada si rektorat buang-buang uang dengan boros untuk mengubah karakter pake cara mereka, mendingan gamais tawarin programnya (itu kalo ada).

      2. untuk gamaisinbox ini, bisa ga dikasih satu fitur tambahan. jadi ga semua postingan dibales lewat blog ini, tapi bisa PM ke email pengirim. pake fitur contact-form mungkin? tapi itu kalo cocok aja sie dengan tujuan awal gamaisinbox,,,

      3. tambahin logo gamais dong di blog ini. di post atau avatarnya gitu. biar lebih formal aja.

      mw tanya:
      1. romadhon rencana ngapain aja? udah punya program yang terjadwal? mw tau dongs, biar bisa dijadwalin dari sekarang nie

      2. ,,, cukup sekian dulu.lupa awak. hehe

      nuhun atas balasannya
      selamat juga atas adanya blog ini

    • restya 3:13 am on August 5, 2009 Permalink | Reply

      webnya mana? T_________________T

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel